February 29, 2024

Setelah ditembak, Mantan PM Jepang Shinzo Abe meninggal
Mantan PM Jepang Shinzo Abe dipotret beberapa saat sebelum ditembak, Jumat (8/7/2022).(Reuters via BBC News Indonesia)


Penulis: Konradus Pedhu

SUARAUMAT.com – Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dipastikan tewas setelah menjadi korban penembakan pada Jumat (8/7/2022). Sekitar pukul 11.30 waktu setempat, Sinzho Abe yang sedang memberikan pidato di dekat Stasiun Yamato-Saidaiji di Kota Nara, ditembak oleh seorang pria.

Dikutip dari NHK, seorang pejabat Partai Demokrat Liberal Jepang (LDP) mengatakan, Shinzo Abe yang ditembak dengan pistol saat berpidato, meninggal di sebuah rumah sakit di Kota Kashihara, Prefektur Nara, tempat dia dirawat.

Ia meninggal dalam usia 67 tahun. Setelah ditembak dan jatuh ke tanah, Mantan Perdana Menteri Abe diangkut dengan ambulans dari tempat kejadian dan kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Universitas Kedokteran Nara di Kota Kashihara dengan helikopter dokter untuk perawatan.

Menurut petugas Dinas Pemadam Kebakaran Jepang, Mantan PM Jepang Shinzo Abe mengalami luka dan pendarahan di sisi kanan lehernya, pendarahan subkutan di dada kirinya, dan dalam keadaan cardiopulmonary arrest (henti jantung). 

Menurut seorang reporter NHK yang mewawancarai lokasi tersebut, pada saat itu, terdengar suara seperti tembakan dua kali, dan Mantan PM Jepang Shinzo Abe berdarah dan pingsan.

Polisi menangkap Tetsuya Yamagami (41), yang tinggal di Kota Nara dan memiliki pekerjaan yang tidak diketahui, dan menangkapnya atas dugaan percobaan pembunuhan. 

Pistol yang disita tampaknya merupakan senjata buatan tangan. 

Menurut pejabat Kementerian Pertahanan Jepang, tersangka telah bekerja untuk Pasukan Bela Diri Maritim selama tiga tahun hingga sekitar tahun 2005.

Adapun motif Tetsuya Yamagami menembak Shinzo Abe adalah tidak puas dengan eks PM Jepang itu dan hendak membunuhnya. Hal itu diungkap oleh pejabat polisi. 

“Dia (pelaku) tidak puas dengan Mantan Perdana Menteri Abe dan bertujuan untuk membunuhnya,” katanya. “Ini bukan dendam terhadap keyakinan politik mantan Perdana Menteri,” tambah pernyataan polisi. 

Polisi sedang mencari kondominium rumah tersangka di Kota Nara. Sementara, di Kantor Polisi Nara Nishi, petugas sedang menggali keterangan dari tersangka. 

Menurut orang-orang yang mendengarkan pidato tersebut, dua tembakan terdengar sekitar satu hingga dua menit setelah pidato Mantan Perdana Menteri Abe dimulai. Setelah itu, mantan Perdana Menteri Abe pingsan dan tampak tidak sadarkan diri.

(sum/kn)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to content