February 29, 2024

Bawa 3 Tuntutan, BEM SI Gelar Demo Hari Ini Menolak Kenaikan Bahan Bakar Minyak, dan menuntut agar pemerintah menunda proyek strategis nasional yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat, serta mendesak agar pemerintah segera menerapkan regulasi pemakaian BBM bersubsidi secara tegas. [Foto: Suaraumat.com/Farhan Ramadhan]
Bawa 3 Tuntutan, BEM SI Gelar Demo Hari Ini Menolak Kenaikan Bahan Bakar Minyak, dan menuntut agar pemerintah menunda proyek strategis nasional yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat, serta mendesak agar pemerintah segera menerapkan regulasi pemakaian BBM bersubsidi secara tegas. [Foto: Suaraumat.com/Farhan Ramadhan]



SUARAUMAT.com – Aksi demontrasi menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) kerap dilakukan oleh sejumlah mahasiswa, dan kalangan buruh hingga pengemudi ojek online (ojol) di berbagai daerah di Indonesia selama sepekan terakhir sejak kebijakan itu diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada Sabtu, 3 September 2022 lalu.

Demo itu berlangsung di dekat Istana Presiden, Jakarta Pusat pada Kamis (15/9), dan diikuti gelombang aksi terjadi di berbagai daerah di Indonesia, baik dari wilayah barat hingga timur dalam sepekan terakhir ini. Seperti yang terjadi di Banda Aceh, Medan, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, Mataram, Makassar, hingga Gorontalo. 

Aksi ini merupakan lanjutan dari aksi pada Kamis, 8 September 2022 yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI). 

Bawa 3 Tuntutan, BEM SI Gelar Demo Hari Ini Menolak Kenaikan Bahan Bakar Minyak, dan menuntut agar pemerintah menunda proyek strategis nasional yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat, serta mendesak agar pemerintah segera menerapkan regulasi pemakaian BBM bersubsidi secara tegas. [Foto: Suaraumat.com/Farhan Ramadhan]
Bawa 3 Tuntutan, BEM SI Gelar Demo Hari Ini Menolak Kenaikan Bahan Bakar Minyak, dan menuntut agar pemerintah menunda proyek strategis nasional yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat, serta mendesak agar pemerintah segera menerapkan regulasi pemakaian BBM bersubsidi secara tegas. [Foto: Suaraumat.com/Farhan Ramadhan]


Melalui ungguhan Instagram @bem_si, mereka menuntut tiga poin utama yakni penolakan terhadap kenaikan harga BBM, menuntut agar pemerintah menunda proyek strategis nasional yang tidak berdampak langsung kepada masyarakat, serta mendesak agar pemerintah segera menerapkan regulasi pemakaian BBM bersubsidi secara tegas. 

Aksi demo serupa sebelumnya juga terjadi dari massa Persaudaraan Alumni (PA) 212, mahasiswa, dan pelajar STM di kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta pada Senin (12/9) lalu. Aksi ini digelar sejak pagi hingga sore.*** 

(Sum/Farhan Ramadhan)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to content