March 3, 2024

 

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) saat mengukuhkan Pengurus Pusat Badan Persaudaraan Antariman (BERANI)

JAKARTA, suaraumat.com  Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin
Iskandar (Gus Muhaimin) mengukuhkan Pengurus Pusat Badan Persaudaraan Antariman
(BERANI), sebuah Badan Otonom baru DPP PKB di Nusantara V komplek DPR RI
Senayan, Jakarta, Senin, 31 Oktober 2022.

Dalam amanahnya Gus Muhaimin berpesan agar BERANI di bawah
kepemimpinan Pendeta Lorens Manuputty eksis menjadi sebuah organisasi yang akan
menegaskan bahwa kebhinekaan, keragaman, adalah kekuatan dan kekayaan
Indonesia.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) foto Bersama Pengurus Pusat Badan Persaudaraan Antariman (BERANI)


“Bahwa persaudaraan dan kultur gotong royong yang kuat
di akar rumput masyarakat kita ini, meskipun di tengah perbedaan yang ada, yang
akan menentukan nasib dan masa depan Indonesia. Kekuatan Indonesia ini harus
kita jaga, tidak boleh ada yang merusaknya,” kata Gus Muhaimin.

Namun, Gus Muhaimin berujar, menjaga kekuatan dan kekayaan
Indonesia ini bukanlah hal yang mudah. Ia menyatakan bahwa akan ada banyak
ujian dan rintangan yang akan dihadapi.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) menyampaikan pidato di depan peserta.

“Gurunya adalah sejarah dan pengalaman, muridnya adalah
kita semua, lintas agama dan suku. Kita diberi pilihan, menjaga kekuatan dan
kekayaan kita ini, atau kita biarkan kekuatan ini dirusak sebagai sumber
perpecahan dan kehancuran Indonesia,” tegas Gus Muhaimin.

Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra ini pun berpesan agar
seluruh pengurus BERANI punya semangat dalam menjaga kekuatan dan kekayaan
Indonesia. BERANI harus menjadi kekuatan yang menyatukan rakyat, menjaga
kebhinekaan, gotong royong, dan persaudaraan sesama anak bangsa yang penuh perbedaan
itu.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) saat mengukuhkan Pengurus Pusat Badan Persaudaraan Antariman (BERANI)

“Mengapa? Karena selain itu adalah takdir dan rahmat
Tuhan kepada Indonesia yang harus kita jaga, ini juga menjadi tugas dan
panggilan keimanan kita, bahwa inti dari semua ajaran agama adalah memuliakan
kehidupan dan kemanusiaan. Selain juga menjadi tugas amanat konstitusi kita
untuk melindungi segenap rakyat dan tumpah darah Indonesia. Tugas menjunjung
tinggi harkat dan martabat kemanusiaan untuk segenap rakyatnya,” tegas Gus
Muhaimin.

“Jangan ragu dan sungkan untuk bersama PKB dalam
memperjuangkan nilai-nilai yang kita yakini penting untuk Indonesia. PKB tidak
bisa berjuang sendirian, tantangan Indonesia ke depan semakin berat, jangan
biarkan PKB berjuang sendiri hanya bersama NU,” sambung Gus Muhaimin.

Ia pun mendoakan BERANI bisa menjadi inisiator, fasilitator,
sekaligus katalisator toleransi, persaudaraan, dan kerjasama antariman,
antarpara tokoh agama, antarumat untuk persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menolong dan
menyertai BERANI dalam menjalankan tugas mulianya mewujudkan visi besar bangsa
Indonesia yang adil, makmur, dan beradab,” tukas Gus Muhaimin.

Selain dihadiri elit PKB, acara itu juga dihadiri tokoh
antara lain perwakilan Matakin Ws. Liem Liliany Lontoh, Ketua PHDI Kanjeng
Astono, Tokoh Buddha Y.M. Bhikkhu Dhammasubho Mahathera, Tokoh Katolik Romo
Paulus Christian Siswantoko Pr, Tokoh Kristen Pdt. Ronald Richard Tapilatu, dan
Tokoh Islam K.H. Nuril Arifin Husein/Gus Nuril, serta Tokoh Buddha Y.M. Maha
Bhiksu Dutavira Mahasthavira.

(GH/Sum)

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to content