Dalam wawancara dengan GQ, CEO Apple, Tim Cook, mengakui bahwa banyak pengguna iPhone cenderung kecanduan menggunakan layar mereka untuk waktu yang terlalu lama.

Layar iPhone 15. /Foto: Apple

SUARAUMAT.com – Dalam wawancara dengan GQ, CEO Apple, Tim Cook, mengakui bahwa banyak pengguna iPhone cenderung kecanduan menggunakan layar mereka untuk waktu yang terlalu lama.

Cook menyatakan bahwa jika seseorang menghabiskan lebih banyak waktu untuk melihat layar daripada berinteraksi secara langsung dengan orang lain, itu merupakan pertanda yang tidak baik.

Cook juga menyoroti filosofinya yang mengatakan bahwa jika seseorang lebih banyak berinteraksi dengan layar daripada dengan manusia lainnya, itu merupakan tanda masalah.

Dia mengatakan bahwa iPhone memiliki fitur yang disebut ‘Screen Time’, yang dirancang untuk membantu pengguna melacak berapa lama mereka menghabiskan waktu di depan layar.

Tujuan dari fitur ini adalah agar pengguna dapat lebih sadar akan hubungan mereka dengan perangkat mereka, apakah masih sehat atau sudah berpotensi berbahaya.

“Saya sangat disiplin mengecek laporan Screen Time untuk mengetahui apakah saya terlalu lama di depan HP,” ujarnya.

Bagi generasi yang tidak tumbuh di era digital, melepaskan kecanduan terhadap perangkat seluler mungkin terasa lebih mudah. Namun, bagi generasi yang dilahirkan dan besar di tengah kemajuan teknologi digital, tantangannya jelas lebih besar.

Mereka terbiasa dengan integrasi yang erat antara dunia digital dan dunia nyata, di mana hampir semua aktivitas, dari berkomunikasi hingga mencari informasi, dilakukan secara online. Tim Cook juga mengakui fenomena ini.

“Anak-anak sekarang lahir di era digital. Saya rasa penting untuk membuat batasan yang jelas bagi mereka,” kata dia.

Cook menjelaskan bahwa inti dari teknologi adalah membantu manusia melakukan hal-hal yang sebelumnya sulit atau bahkan tidak mungkin mereka lakukan. Selain itu, teknologi juga memungkinkan kita untuk mempelajari hal-hal yang sebelumnya tidak dapat diakses dengan mudah.

Kecanduan Layar Ponsel

Indonesia menjadi negara dengan tingkat kecanduan menatap layar ponsel tertinggi, demikian disampaikan dalam laporan “State of Mobile 2023” oleh firma riset data.ai.

Menurut laporan tersebut, pengguna di Indonesia menghabiskan lebih dari 5 jam setiap harinya menggunakan perangkat mobile, termasuk ponsel dan tablet.

Pada tahun 2022, masyarakat Indonesia rata-rata menghabiskan waktu 5,7 jam sehari menatap layar ponsel, meningkat dari 5,4 jam per hari pada tahun sebelumnya.

Kecanduan terhadap layar ponsel di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan sejak dimulainya pandemi pada tahun 2020.

Laporan dari data.ai menunjukkan bahwa waktu penggunaan ponsel di Indonesia pertama kali mencapai angka 5 jam sehari pada tahun tersebut.

Ini merupakan peningkatan yang cukup besar dari tahun 2019, di mana penggunaan rata-rata hanya sekitar 3,9 jam per hari, atau lebih pendek 1,1 jam.

Selain Indonesia, negara-negara seperti Brasil, Arab Saudi, Singapura, dan Korea Selatan juga mencatat penggunaan ponsel yang melebihi 5 jam per hari sepanjang tahun 2022.***

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Skip to content